DATABASE SERVER

 Database Server

A. Pengertian Database Server
Database adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut.

B. Komponen Sistem Basis Data (Database)
Dalam Sistem Basis data memiliki beberapa komponen yaitu:
• Perangkat Keras (Hardware)
Perangkat keras yang biasanya terdapat dalam sistem basis data adalah memori sekunder hardisk.
• Sistem Operasi (Operating System)
Sistem Operasi (Operating System) merupakan program yang mengaktifkan atau mengfungsikan sistem komputer, mengendalikan seluruh sumber daya (resource) dan melakukan operasi-operasi dalam komputer. Sistem Operasi yang banyak digunakan seperti: MS-DOS, MS-Windows 95 MS Windows NT, dan Unix.
• Basis data (Database)
Sebuah basis data (Database) dapat memiliki beberapa basis data. Setiap basis data dapat berisi atau memiliki sejumlah objek basis data seperi file atau tabel. Database Management System (DBMS) Pengolahan basis data secara fisik tidak dilakukan oleh pemakai secara langsung, tetapi ditangani oleh sebuah perangkat lunak yang disebut DBMS yang menentukan bagaimana data disimpan, diubah dan diambil kembali.
• Pemakai ( User )
Bagi pemakai dapat berinteraksi dengan basis data dan memanipulasi data dalam program yang ditulis dalam bahasa
pemograman.

C. Jenis Tipe Database
Terdapat 12 tipe database, antara lain Operational database, Analytical database, Data warehouse, Distributed database, End-
user database, External database, Hypermedia databases on the web, Navigational database, In-memory databases, Document- oriented databases, Real-time databases, dan Relational Database.
1.) Operational database
2.) Analytical database
3.) Data warehouse
4.) Distributed database
5.) End-user database
6.) External database
7.) Hypermedia databases on the web
8.) Navigational database
9.) In-memory databases
10.) Document-oriented databases
11.) real-time databases
12.) Relational Database

D. Macam Macam Model Database 
Database mempunyai dua varian model, yaitu model Post-relationaldatabase dan model Object database.
1. Post-relational database models
Sebuah produk yang menawarkan model data yang lebih umum dari model relasional dan dikenal sebagai post-relational. Model data dalam produk tersebut mencakup hubungan namun tidak dibatasi oleh Prinsip Informasi yang mana mewakili semua informasi dengan nilai-nilai data dalam kaitannya dengan hal itu.
2. Object database models
Dalam beberapa tahun terakhir, paradigma yang berorientasi pada obyek telah diterapkan dalam bidang-bidang seperti teknik dan spasial database, telekomunikasi dan ilmu pilmiah lainnya. Para konglomerasi pemrograman berorientasi objek dan teknologi database mengarah pada model pemrograman baru yang dikenal sebagai Object database. 

E. Tahapan Perancangan Database
Perancangan database (basis data) merupakan upaya untuk membangun sebuah basis data dalam suatu lingkungan bisnis, untuk membangun sebuah basis data terdapat tahapan-tahapan yang perlu dilalui yaitu :
• Perencanaan database (basis data)
• Mendefiniskan system
• Analisa dan mengumpulkan kebutuhan
• Perancangan database (basis data)
• Perancangan aplikasi
• Membuat prototype
• Implementasi
• Konversi data
• Pengujian
• Pemeliharaan operasional

F. Perangkat Lunak Database
Perangkat lunak database (basis data) yang banyak digunakan dalam pemrograman
• MySQL
• Microsoft SQL Server
• Relational Database Management System (RDBMS)
• Clipper
• DBase
• FireBird

G. Fungsi Database
Diperlukan suatu sistem untuk diintegrasikan data file kedalam suatu file sehingga bisa melayani user yang berbeda. perangkat keras dan lumak serta prisedur yang mengelola data base manajemen sistem.
1. Menyediakan sistem akses cepat.
2. Mengurangi kerangkapan data dan redudancy data.
3. Memungkan adanya updating secara bersana.
4. Menyediakan sistem yang memungkinkan dilakukan pengembangan database.
5. Memberikan perlindungan dari pihak pemakai tidak berhak.

Komentar